kuliner

Kunjungan Wisman Tembus 10,58 Juta, Lonjakan Turis Asing Dongkrak Pertumbuhan Kuliner Lokal Indonesia

Oleh Tim Redaksi • 15 Oktober 2026

Kunjungan Wisman Tembus 10,58 Juta, Lonjakan Turis Asing Dongkrak Pertumbuhan Kuliner Lokal Indonesia

Lonjakan Wisatawan Mancanegara Dorong Sektor Parekraf Nasional

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) resmi merilis data kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) periode Januari hingga Agustus 2026. Di bawah kepemimpinan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, tercatat total kunjungan wisman berhasil menembus angka 10,58 juta orang.

Angka ini menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 5,38 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Capaian ini merefleksikan efektivitas strategi promosi pariwisata Indonesia, diversifikasi destinasi unggulan, serta penguatan citra kuliner Nusantara di kancah global.

Dampak Positif bagi Roda Ekonomi Kreatif dan Kuliner

Peningkatan arus kedatangan turis mancanegara maupun pergerakan wisatawan Nusantara secara langsung mendongkrak sektor pendukung pariwisata, dengan industri F&B (Food and Beverage) sebagai salah satu motor penggeraknya. Wisatawan kini tidak hanya mencari keindahan alam, melainkan memburu pengalaman gastronomi otentik yang mencerminkan kekayaan budaya lokal.

Fenomena ini menuntut para pelaku usaha kuliner di berbagai kota besar untuk terus berinovasi, menjaga standar kualitas rasa, serta menyajikan konsep comfort food yang ramah di lidah wisatawan global maupun domestik.

Peran Strategis Kuliner Lokal: Dari Street Food hingga Modern Comfort Food

Sektor kuliner Indonesia terus menunjukkan resistensi dan daya tarik yang luar biasa. Kombinasi antara cita rasa rempah yang kaya, tekstur unik, dan penyajian yang menggugah selera menjadikan makanan lokal sebagai buruan utama. Di Surabaya, misalnya, geliat kuliner malam dan inovasi hidangan berbasis bahan sederhana namun diolah secara kreatif berhasil menarik perhatian penikmat kuliner lintas generasi.

Salah satu contoh sukses bagaimana hidangan tradisional diangkat ke level modern adalah [NDOG! Tenggilis](https://ndogubaya.pages.dev/). Mengusung menu andalan berupa telur dadar kribo yang renyah di luar, lembut di dalam, serta dipadukan dengan pilihan sambal khas pedas menggigit, brand ini membuktikan bahwa comfort food lokal memiliki tempat istimewa di hati konsumen.

Mengapa Kuliner Kreatif Lokal Semakin Diminati?

  • **Konsistensi Rasa:** Menjaga kualitas bumbu rempah pilihan demi kepuasan pelanggan.
  • **Inovasi Tekstur dan Tampilan:** Sentuhan modern pada hidangan rumahan (seperti telur dadar kribo krispi) yang memberikan pengalaman bersantap baru.
  • **Daya Tarik Sosial Media:** Visual makanan yang menarik secara estetika sangat mendukung tren *user-generated content* di kalangan wisatawan.
  • Prospek Pariwisata dan Kuliner Menuju Akhir 2026

    Dengan capaian 10,58 juta kunjungan wisman hingga bulan Agustus, optimisme industri pariwisata Indonesia untuk melampaui target tahunan semakin terbuka lebar. Kolaborasi antara pemerintah, asosiasi pariwisata, dan para inovator kuliner lokal seperti NDOG! Tenggilis menjadi kunci utama dalam memperkokoh posisi Indonesia sebagai destinasi wisata gastronomi kelas dunia.

    Ke depan, sektor kuliner diharapkan tidak hanya menjadi pelengkap perjalanan, melainkan daya tarik utama (primary magnet) yang menggerakkan roda ekonomi kerakyatan secara berkelanjutan.